Zat Berbahaya Pada Pewarna Keramik Putih

Waspadai bila lantai rumah kesayangan memakai keramik dengan warna putih. Sebelum membeli, sebaiknya cari info dan tanyakan pada produsen tentang sertifikat bebas dari radioaktif.

Menurut BathtubTerrazzoJakarta.com, semakin putih sebuah keramik, maka tinggi juga bahaya radioaktif yang ada dikandungnya. Bahaya radioaktif yang tinggi membahayakan penghuni rumah terutama untuk kesehatan kulit. Mungkin, yang mesti menjadi perhatian yaitu batasan warna putih keramiknya. Semakin putih sebuah keramik, bisa dibilang banyak mengandung zirconium. Zat zirconium dapat memberi efek kurang baik, sebab untuk waktu panjang dapat menjadi penyebab kanker kulit.

Padahal biasanya masyarakat kita dalam hal ini contohnya anak-anak gemar bermain dan berguling-guling pada lantai rumah kesayangan. Selain keramik pada industri kimia zirconium banyak dipakai sebagai zat pencampur untuk logam pada baja serta peralatan bedah dan rayon spinnerets. Oleh karena itu, sebaiknya berhati-hati dengan pemakaian keramik yang mengandung zat seperti ini. Namun, demi mengurangi pemakaian keramik dengan warna putih juga tak mudah.

Hal ini mengingat keperluan tren hunian sekarang bisa dibilang minimalis, hingga permintaan keramik warna putih juga terbilang tinggi. Sulit juga bila kita memberi solusi untuk mengganti warna keramik pada hunian, ditambah lagi pada bidang arsitektur. Trennya sendiri saat ini minimalis. Orang menginginkan warna putih bersih pada lantainya lalu mengkombinasikan dengan watna hitam. banyak diluar sana maunya keramik putih dengan warna yang seputih-putihnya. Untuk itu, BathtubTerrazzoJakarta.com menyarankan sebaiknya konsumen mesti semakin jeli bertanya pada produsen, apakah produk keramik tersebut telah bersertifikat bebas radioaktif. Tak semua produsen memiliki sertifikasi ini. Negara Republik Kesatuan Indonesia sendiri masih sedikit implementasi bebas radioaktif dan baru didengungkan.